Search
Close this search box.

Management Konstruksi Huntap Cianjur

Detail Projek

Klien:

Alamat Klien:

Waktu Pengerjaan:

Nilai Kontrak:

Tentang Projek

Bencana alam merupakan peristiwa luar biasa yang dapat menimbulkan penderitaan luar biasa pula bagi yang mengalaminya. Bahkan, bencana alam ini tidak jarang menimbulkan banyak korban cedera maupun meninggal dunia.

Gempa bumi disebabkan oleh berlalunya gelombang seismik melalui batuan bumi. Gelombang tersebut dihasilkan ketika beberapa bentuk energi yang tersimpan di kerak bumi dan tiba-tiba dilepaskan. Biasanya ketika massa batuan yang saling berhadapan tiba-tiba patah dan tergelincir. Gempa bumi terjadi pada saat batuan di kerak bumi mengalami tekanan yang sangat hebat oleh pergerakaan lempeng-lempeng yang menjadi landasan benua.

Sebagian besar terjadi ketika lempeng samudera dan lempeng benua di kerak bumi saling bergesekan. Kejadian itu akan menghasilkan gelombang kejut yang dirasakan manusia. Dampaknya di sekitar area-area tersebut terjadi tekanan, tarikan, dan geseran. Saat batas elastisitas lempeng terlampaui, terjadilah patahan batuan yang diikuti oleh lepasnya energi secara tiba-tiba. Proses tersebut mengakibatkan getaran partikel ke segala arah yang disebut sebagai gelombang gempa bumi. 

Di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, bencana alam berupa Gempa Bumi dengan kekuatan 5,6 skala ritcher terjadi pada tanggal 21 November 2022 pukul 13.21 WIB dengan kedalaman 10 km. Pusat gempa berada di 15 km timur laut Kota Sukabumi, 39 km tenggara Kota Bogor, 63 km barat laut Kota Bandung. Gempa ini yang paling terasa terjadi di tiga kecamatan yaitu kecamatan Cianjur, Kecamatan Warungkondang dan Kecamatan Cugenang. Jalur kegempaan ini berada pada jalur Sesar Cimandiri yang membentang dari arah Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi di selatan sampai Kabupaten Subang di utara Jawa Barat.